Jangan Pamer

pernahkan anda mendengar penyakit a’in? ya ini termasuk penyakit yang mana sangat berbahaya bagi kondisi kita. Ada banyak sekali kasus yang terjadi disebabkan karena penyakit ini. Sensasi pamer memang menyenangkan, anda merasa seolah-olah berada di atas angin. Merasa lebih baik dibandingkan dengan orang lain.

Nah itu masalahnya, efek itu hanya sementara. Jika kita fikirkan sejenak terkait dampaknya, maka bisa dibilang dampak negatifnya lebih besar dibandingkan dampak positifnya.

Efek pamer

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, efek kesenangan pamer ini hanya sementara. Dampak negatif yang ditimbulkan lebih besar. Ketika kita mendapatkan barang yang tidak dipunyai orang lain, ada kebanggaan tersendiri di benak kita.

Ditambah dengan zaman sekarang di mana sarana untuk pamer sangat mudah untuk didapatkan. Kamu tinggal upload gambar ke media sosial, merekam hal-hal yang kamu banggakan ke orang lain dan sebagainya.

Ingat! bangga boleh tapi tidak diperbolehkan berlebihan. Sama seperti hal lainnya sesuatu yang berlebihan itu pasti gak baik. Lebih baiknya anda biasa saja.

Berikut ini dampak negatif pamer:

Mendapatkan hasad dari orang lain

Percayalah ketika kamu memamerkan sesuatu ke orang lain, bukanlah kebahagiaan yang ikut dirasakan oleh orang lain, melainkan kedengkian dan hasad. Kamu harus berhati-hati mengenai hal ini.

Kena penyakit a’in

Salah satu dampak negatif yang paling berbahaya dan dampaknya sangat besar yaitu kena penyakit a’in. Kalian tahu apa itu penyakit a’in? Penyakit a’in yaitu hasil akumulasi doa atau fikiran dari orang lain. Konon ada 2 anak cantik kembar yang memiliki gigi bagus.

kemudian orang tuanya bangga dan memamerkannya ke teman-temannya. Singkat cerita, hal buruk terjadi kepada 2 anak tersebut. Giginya yang bagus tersebut copot dan retak. Sampai ada kyai yang meruqyahnya.

Sekelumit cerita nyata tersebut bisa dijadikan sebagai pelajaran. Bahwasanya pamer atau riya’ sendiri sangat berbahaya.

Jadi kaya perlu, tampil kaya yang gak perlu

Ada materi yang menarik yang diceritakan oleh beberapa orang kaya di dunia khususnya di Indonesia. Mayoritas kalangan yang benar-benar kaya dalam arti mindset ataupun materinya yang berlimpah hidup dalam kondisi sederhana.

Kita simak saja orang terkaya di dunia nomor 3 Warren Buffet. Dia hanya memiliki satu rumah yang terlihat sederhana. Tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, sedang saja. Menariknya lagi dia cuma memiliki satu kendaraan mobil.

Tidak ada perbedaan dia dengan kita, mungkin yang membedakan hanya ketika dia bepergian ke luar negeri. Selepasnya dia sama dengan kita.

selalu rendah hati

Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Rendah diri kurang lebih sama dengan minder, sedangkan rendah hati yaitu suatu sikap dimana kamu mempunyai kelebihan atas harta, bakat dan kemampuan namun kamu tidak menonjolkannya pada orang lain.

Percayalah, ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika dirimu selalu rendah hati. Pertama, secara tidak langsung banyak orang yang menyukaimu. Kedua, akan mengurangi banyak musuh, dan masih banyak manfaat yang lain.

Diatas Langit Masih ada Langit

Pernah mendengar pepatah “diatas langit masih ada langit”? Ya itu bukan hanya sekedar pepatah, akan tetapi faktanya memang demikian. Ketika kamu sudah mencapai suatu hal yang menurut kamu hebat, ingat ada orang yang lebih hebat yang bisa mengalahkan pencapaianmu tersebut.

Jika kamu merasa kamu cantik jangan kamu berbangga diri, masih banyak wanita di luar yang kecantikannya melebihi kecantikanmu. Jika kamu merasa ganteng, masih banyak pria di luar yang kegantengannya melebihi kegantenganmu.

Di dunia ini tidak ada yang abadi, seseorang yang dulunya rupawan sekarang sudah beruban, kulitnya mulai lembek, muncul guratan-guratan tua di sekitar wajahnya.

Sama halnya misalnya ketika kamu mendapatkan uang 1 milyar. Jangan berbangga diri seolah-olah kamu paling kaya sendiri, padahal di luar sana banyak orang yang penghasilannya berpuluh-puluh milyar lebih dari kamu.

Leave a Comment