Focus (Follow One Course Until Success)

Ketika kita sekolah dahulu baik saat masa SD, SMP, SMA bahkan kuliah, mungkin kita menjumpai entah teman, atau kenalan yang memiliki keistimewaan yang tidak kita punya. Beberapa diantara mereka memiliki satu keahlian bahkan beberapa keahlian. Ada yang pintar olahraga, disisi lain juga pintar dalam hal akademik.

Tapi apakah memang demikian? Mungkin ada orang seperti itu tapi sangatlah langka. Walaupun kelihatan multitalent itupun hanya pada kadar belum sampai matang atau hanya kulitnya saja. Ada yang benar-benar multitalent tapi perlu effort yang sangat besar.

Secara umum manusia hanya memiliki satu fikiran saja. Ketika dia berfikir, mustahil bagi dia untuk berfikir 2 hal secara bersamaan. Hal ini berlaku bagi pria maupun wanita.

Seseorang ibaratnya sama-sama memiliki satu bahan bakar yang sama. Porsi energi yang dihabiskan tetap sama baik dia menekuni satu bidang ataupun lebih dari satu bidang.

Faktanya kebanyakan orang sukses dikarenakan mereka fokus dan menghabiskan waktu yang lama di bidangnya tersebut. Kita sering mendengar banyak pakar-pakar yang ahli di bidangnya. Tentu anda mau diajak berfikir ketika kepada siapa ketika anda sakit? kepada siapa ketika kendaraan anda rusak?

Fokus Dari Kecil Ibarat Mengukir di atas Batu

tips agar tetap fokus

Diatas bukanlah sekedar pepatah biasa, faktanya banyak orang-orang yang sudah ahli ketika usianya belum beranjak dewasa.

Ada anak yang sudah ahli bermain gitar, bahkan dia sudah mampu untuk mencari nadanya sendiri. Ada anak yang seumurannya ibarat masih suka bermain-bermain sudah menghafal Al Qur’an dan ribuan hadist. Bahkan ada anak yang sudah mendapatkan gelar doktor di usia yang masih sangat belia.

Dari beberapa kisah diatas dapat disimpulkan bahwasanya untuk fokus memang diharuskan sejak kecil. Bagi anda yang menjadi orang tua sebisa mungkin mencari minat dan bakat anaknya supaya bisa langsung dikembangkan dan ketika sudah beranjak dewasa tinggal memolesnya.

Lupakan Pelajaran di Sekolah

Masihkah ingat kamu berbagai pelajaran yang diajarkan di kelas? Bisakah kamu menjelaskan kembali apa itu trigonometri? masih hafalkah kamu hukum Newton?

Memang kita tidak boleh sinis dengan apa yang kita pelajari di sekolah, tapi ingat pelajaran sesungguhnya ada di luar sana. Hampir bisa dipastikan 70% kesuksesan kalian bukan berasal dari bangku sekolah melainkan pengalaman-pengalaman yang kamu dapatkan di kehidupan sesungguhnya.

Ironisnya lagi, pelajaran-pelajaran yang diajarkan seolah-olah hanya sekedar formalitas untuk memenuhi sistem kurikulum pendidikan dibanding untuk mengejar tujuan-tujuan yang kontemporer dan up to date.

Berapa banyak para sarjana-sarjana pertanian di Indonesia tapi sampai sekarang inovasi di bidang pendidikan kurang bergaung. Berapa banyak para sarjana-sarjana teknik di Indonesia, nyatanya Indonesia masih ketinggalan di bidang teknologi, dan masih saja mengekor pada teknologi barat.

Disamping itu sebenarnya sistem pendidikan di sekolah formal cenderung melakukan distorsi fikiran. Andaikan kita sejak SD diajarkan fokus pada pelajaran yang kita minati, tentunya tidak harus sampai kuliah kita harus menguasainya.

Bisa kamu bayangkan andai kamu bercita-cita ingin menjadi tour guide dan pelajaran yang kamu sukai hanya Bahasa Inggris. Sejak SD kamu cuma belajar Bahasa Inggris saja, tentu kamu sudah bisa menjadi tour guide ketika kamu berumur SMA.

Kita bisa belajar dari sistem pendidikan negara Jepang. Bagaimana mereka ketika SD tidak membebani murid-muridnya untuk memenuhi fikiran mereka dengan materi pelajaran melainkan lebih ditekankan pada belajar adab dan kesopanan.

Dan ketika sudah mulai kelas 5 mereka mulai penjurusan untuk belajar yang memang mereka butuhkan untuk cita-cita atau profesi mereka kedepannya.

Karena memang fokus itulah yang menjadi titik perhatian utama. Semoga sistem pendidikan kita lebih baik kedepannya.

Hukum 10000 Jam

Saya sebenarnya tidak terlalu percaya dengan berbagai teori ataupun hukum-hukum yang dikemukakan oleh orang-orang barat, namun untuk hukum yang satu ini cukup menarik untuk dibahas.

Hukum ini mengatakan bahwa anda dapat sukses di bidang apapun asalkan anda menekuni bidang tersebut selama 10000 jam. Dalam hal ini bakat atau talenta anda sedikit membawa pengaruh.

Banyak kisah-kisah orang sukses yang mana kesuksesannya tersebut terbukti dengan hukum ini.

Bill Gates

Kisah pertama yang menarik yaitu cerita Bill Gates. Bill Gates sendiri adalah pribadi yang workaholic dalam arti dia sangat fanatik dengan pekerjaannya. Pernah dia berstatemen bahwa dia selalu bekerja walaupun di akhir pekan dan jarang makan bersama dengan keluarganya.

Masa mudanya juga demikian, Bill Gates menghabiskan waktunya untuk belajar pemrograman bersama koleganya Paul Allen. Dia beruntung bisa mendapatkan akses ke lab komputer yang mana pada saat itu sangatlah jarang ditemukan komputer terminal

Karena asyik dengan pekerjaannya tersebut, Bill Gates akhirnya telat nikah. Dia nikah di usianya yang menginjak 36 tahun.

Kini dengan kesuksesannya tersebut, Bill Gates bersama Istrinya membangun organisasi non profitnya dan fokus pada philantropis.

The Beatless

Adakah band di dunia ini yang melebihi kefenomenalan band ini. Ya, The Beatless, walaupun band lawas namun namanya masih terkenal hingga saat ini.

Band yang terdiri dari 4 personil tersebut mencetak sejarah dengan konser manggung terbanyak di dunia ini. 1200 konser adalah angka yang fenomenal dan sampai saat belum ada band yang mengalahkan rekor konsernya The Beatless.

Band ini tidak serta merta langsung sukses begitu saja. Sama! mereka perlu melewati hukum 10000 jam supaya bisa benar-benar menguasai panggung.

Ketika awal-awal karier mereka, mereka bahkan menghabiskan waktu 6 jam latihan tiap malam. Ditambah dengan total konser mereka, maka tidak salah jika mereka mampu mencetak rekor sejarah.

Michael Jordan

Michael Jordan merupakan pemain atlet bola basket yang legendaris. Dia merupakan legenda dengan pencetak skor terbanyak nomor 4 di dunia. Dulu Michael Jordan sangat berambisi untuk menjadi pemain basket profesional. Dengan ambisinya yang kuat tersebut dia latihan dengan sangat keras. Konon dia bahkan latihan 20 jam sehari dan tidak pernah luput shoting bola ke keranjang kurang lebih 1000 kali.

Kini dia termasuk dari salah satu konglomerat di Amerika.

Menikmati Proses

Yang terpenting bukanlah kamu memikirkan kondisi kamu saat sekarang ini, melainkan kamu melangkah ke depan dan terus berusaha. Berfikir itu penting namun ketika kamu hanya banyak berfikir dan tidak action-action maka hasilnya juga tidak ada.

Percayalah dengan fokus pada satu hal dan terus berusaha dan mempelajari satu hal tersebut entah sekarang kamu merasa kesulitan atau gundah, yakinlah kamu akan mendapatkan kemudahan di kemudian waktu. Kamu nantinya akan mendapatkan pola-pola yang mana pola-pola tersebut tidak dapat kamu ketahui sebelumnya.

Demikianlah sekelumit sharing hari ini, semoga bermanfaat.

Leave a Comment